7 Penyebab Hilangnya Konsentrasi

Hal-hal yang dapat menyebabkan turunnya konsentrasi

hilang konsentrasi
1. Pola makan buruk
Pola makan yang buruk bisa menyebabkan kolesterol tinggi, hipertensi, dan obesitas yang bisa mempengaruhi fungsi kognitif tubuh dan kesehatan otak. Oleh sebab itu, aturlah pola makan sehat dan pilihlah makanan yang sehat bagi jantung, karena hal itu juga bagus untuk otak.

2. Kurang olahraga
Menghabiskan waktu di balik meja sepanjang hari dengan tidak diimbangi berolahraga, bisa memicu hilangnya ketajaman konsentrasi. Maka dari itu, sempatkanlah waktu untuk beraktivitas fisik walaupun sekadar hanya berjalan kaki, bersepeda, atau jogging setidaknya 30 menit setiap hari. Olahraga dinilai sangat efektif dalam meningkatkan ketajaman konsentrasi.

3. Stres dan gelisah berlebihan
Kekhawatiran yang berlebihan terhadap hal-hal di sekitar anda dapat menyebabkan stres yang pada akhirnya menurunkan daya konsenstrasi anda. Tekanan-tekanan akan tugas dan pekerjaan memang sulit untuk dihindari. Namun anda harus bisa membebaskan diri dari hal-hal tersebut. Luangkan waktu untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan agar stres dan tekanan yang datang bisa segera pergi, sehingga ketajaman konsentrasi anda dapat kembali dengan baik.

4. Terlalu banyak kegiatan
Meskipun anda tidak merasa tertekan, terlibat dalam banyak kegiatan bisa mengganggu perhatian, konsentrasi dan membuat anda mudah lupa. Oleh sebab itu sortirlah kegiatan mana yang lebih penting dan mana yang tidak. Prioritaskanlah kegiatan yang lebih penting dan tinggalkan kegiatan-kegiatan yang tidak penting.

5. Penggunaan obat jangka panjang
Pengonsumsian obat jangka panjang dapat mempengaruhi konsentrasi dan mood. Beberapa obat yang dimaksud adalah obat tidur, obat penenang, dan obat anti depresan. Apabila anda memang membutuhkan obat-obatan tersebut, maka konsultasilah terlebih dahulu kepada dokter mengenai pengaruhnya terhadap tingkat konsentrasi anda.

6. Kurang vitamin atau hormon
Kurangnya konsenstrasi bisa menjadi pertanda bahwa anda kurang vitamin atau hormon. Untuk masalah ini, sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter mengenai kesehatan anda secara keseluruhan.

7. Hormon tidak stabil
Ketidakstabilan hormon kerap dialami wanita saat mereka memasuki usia menopause yang ditandai oleh ‘hot flushes’ (tanda-tanda perubahan level hormon), serta meningkatnya kadar hormon gonadotropin. Apabila anda mengalami hal tersebut, anda bisa melakukan terapi penggantian hormon jangka pendek.
semoga bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s