Perangkat Jaringan Komputer

Untuk membuat jaringan komputer kita membutuhkan perangkat jaringan komputer. Perangkat jaringan komputer yang pertama tentu saja komputer. Dengan menambahkan kartu jaringan (ethernet card atau Network Interface Card – NIC) dan sarana penghubung berupa kabel yang sesuai, maka terbentuklah jaringan komputer. Selanjutnya, diperlukan pengaturan-pengaturan tertentu di setiap komputer agar jaringan bisa beroperasi. Perangkat jaringan komputer lainnya, jika diperlukan, dapat ditambahkan sebuah hub/switch sebagai pengatur aliran data. Bila akan membuat jaringan tanpa kabel (wireless), diperlukan alat khusus yang disebut access point.

Berikut ini adalah perangkat jaringan komputer yang biasa digunakan untuk membangun sistem jaringan komputer.

Kartu Jaringan

Kartu jaringan (Network Interface Card atau disingkat NIC, sering disebut juga
Network Adapter, LAN Card, atau Ethernet Card) berfungsi sebagai jembatan antara komputer dengan jaringan komputer. Perangkat jaringan komputer ini bertugas untuk mengirimkan paket-paket data ke komputer tujuan dan menerima paket data yang dikirim komputer lain.

Kabel Penghubung dan Konektor

Secara umum, kabel transmisi penghubung dalam jaringan komputer terdiri atas 3 macam, yakni kabel koaksial, kabel ulir atau kabel berpasangan (Twisted-Pair, misalnya kabel UTP – Unshielded Twister Pair), dan kabel serat optik. Ujung kabel transmisi dilengkapi dengan konektor yang sesuai. Pada jaringan tanpa kabel (wireless LAN), tidak digunakan kabel, melainkan menggunakan gelombang radio untuk mengirimkan paket data.

Hub dan Switch

Perangkat jaringan komputer ini digunakan untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN, terutama pada topologi bintang, sehingga sering disebut konsentrator. Wujud fisik keduanya hampir sama, sama-sama mempunyai konektor RJ45. Namun secara operasional, keduanya sangat berbeda. Hub akan mengirimkan paket data yang diterimanya ke semua komputer, sedangkan switch hanya mengirimkan data ke komputer yang dituju. Perbedaan lainnya, hub menggunakan satu jalur untuk mengirim dan menerima data, sedangkan switch menggunakan jalur yang berbeda untuk mengirim dan menerima data. Akibatnya, sering terjadi tabrakan data (collision) pada jaringan yang menggunakan hub. Hal ini menyebabkan kecepatan transfer data switch lebih baik daripada hub. Kecepatan transfer data pada hub maksimum 10 Megabit/detik, sedangkan pada switch kecepatannya 10 Megabit/detik atau 100 Megabit/detik (menyesuaikan dengan kecepatan perangkat jaringan komputer lain yang terhubung).

Access Point

Perangkat jaringan komputer ini digunakan dalam jaringan komputer tanpa kabel (wireless LAN). Dalam jaringan ini, data ditransmisikan dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Fungsi access point mirip dengan hub dan switch, yaitu menerima paket data yang ditransmisikan oleh sebuah komputer, memperkuat sinyal,dan memancarkan kembali paket data itu ke komputer tujuan. Access point juga dapat digunakan untuk meng-hubungkan jaringan kabel dengan jaringan tanpa kabel. Jarak yang bisa dicapai jaringan wireless LAN bisapuluhan meter (di dalam ruangan) hingga ratusan meter (di luar ruangan). Hal ini tergantung dari jenis peralatan,teknologi yang digunakan, adanya penghalang, serta ada tidaknya penguat sinyal dan antena.

Demikianlah penjelasan mengenai perangkat jaringan komputer dan semoga bermanfaat,.,

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s